Showing posts with label Her Private Life. Show all posts
Showing posts with label Her Private Life. Show all posts

Her Private Life Episode 1 Part 4

Her Private Life
Episode 1 Part 4


Sumber konten dan gambar : TVN

HPL episode 1 part 3 di sini


"Sung Doek Mi gwanjang-nim."

Doek Mi yang sudah mengenakan pakaian 'tugas'nya tersenyum lebar saat menceritakan semuanya pada Soen Ja. Soen Ja menyarankan Doek Mi untuk cari jerja lain saja. Dua tahun ke depan juga Doek Mi pasti bisa memuncak (naik jabatan).

Read More

Her Private Life Episode 1 Part 3

Her Private Life
Episode 1 Part 3


Sumber konten dan gambar : TVN

HPL episode 1 part 2 di sini


Setelah memenangkan lelang lukisan gelembung, Ryan langsung beranjak pergi. Doek Mi hendak mengejarnya, tapi malah terjatuh di kursi. Posisi jatuhnya hampir mirip dengan lukisan yang di lelang berikutnya. HAHA. Doek Mi kontan jadi pusat perhatian.

"Tunggu!" Doek Mi bangun dan mengejar Ryan. Dia minta dengan sopan agar Ryan memberikan lukisannya padanya.

"Apa ini kali pertamamu?"

"Aku tahu mungkin saran ini terdengar aneh. Tapi jika dipikir-pikir, ini demi kamu juga."


"Begitukah?" Tanya Ryan seolah-olah tertarik. Dia menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan mendengarkan penjelasan dari Doek Mi.

"Ya. Kamu pasti tahu aku memenangkan karya Ivanov. Dan ku pikir, aku adalah seorang ahli dengan selera tinggi. Sepertinya kamu sudah mengikutiku untuk menawar item berikutnya. Tapi sebenarnya pekerjaan Lee Sol jagga-nim belum diverifikasi dalam hal popularitas atau nilai artistik. Aku khawatir harga yang kamu tawarkan terlalu tinggi dibanding karyanya. Aku juga berpartisipasi dalam penawaran ini sesuai permintaan klienku. Jadi jika kamu menyerahkannya padaku,,,"

"Berapa banyak yang kamu tahu tentang lukisan Ivanov?" Tanya Ryan memotong ucapan Doek Mi. "Selain harganya."

Doek Mi tampak tidak yakin. "Aku bekerja di industri seni. Ivanov adalah,,"

Lagi-lagi Ryan memotong ucapan Doek Mi. "Tangannya gemetar sejak dua tahun lalu karena alkoholisme. Kamu membeli lukisan berkualitas rendah dari seorang pelukis yang sudah kehilangan sentuhannya hanya dengan percaya pada reputasinya."


Doek Mi tertegun. Ryan bilang sangat mudah membicarakan nilai dengan reputasi dan harga. Tapi mengakui nilai sebenarnya dari karya seni bukan sesuatu yang bisa dilakukan siapapun. Ryan pun pergi.


Doek Mi sudah kembali ke Korea. Dia menyeret kopernya menuju galeri sambil menggerutu. "Kalau bukan karena si sinting itu. Kenapa aku ragu? Tidak ada batasan menghabiskan uang untuk cinta. Ah menjengkelkan!"


Doek Mi heran melihat banyak mobil di depan galeri. Dia juga mendengar suara dir. Eom yang tertawa sangat keras lalu menengok ke galeri dan melihat dir. Eom tertawa di depan orang berjas hitam. Doek Mi berjalan cepat untuk sampai ke galeri. Tiba-tiba dir. Eom dan beberapa pria berjas hitam menghadangnya.

"Apa kamu Sung Doek Mi?"

"Ya."

"Kami dari kantor kejaksaan umum distrik Seoul. Ikut dengan kami."

Berita terbaru. Eom So Hye, istri Kim Moo Soen dari TK Group yang ditangkap atas tuduhan malpraktek dan penggelapan, sudah dicurigai terlibat dalam penggelapan dana. Kantor Kejaksaan Umum Distrik Seoul melakukan penggeledahan dan penyitaan di Chaeum Gallery pagi ini, yang merupakan afiliasi dari TK Group.



Dir. Eom dan Doek Mi di interogasi di ruang terpisah. Dir. Eom terlihat santai dan tersenyum, sementara Doek Mi gugup tingkap dewa. Dia bilang mengaku tidak tahu apa-apa. Tapi jaksanya galak maksimal. Dia berkali-kali memukul meja dan membentak Doek Mi.


Doek Mi pulang dengan lesu. Dia menyalakan lampu lalu menghela nafas dalam. Tiba-tiba dia terkejut saat melihat seseorang tiduran di sofanya.

"Astaga!"

Ternyata itu Soen  Ja. "Kamu pulang."


Beberapa saat kemudian mereka sudah duduk santai sambil minum soju. Sepertinya Doek Mi mabuk. Dia tersenyum lalu menggenggam tangan Soen Jo.

"Soen Ja~ya," ucap Doek Mi dengan lembut.

"Begini lagi. Aku tidak akan kemana-mana."


Eh ternyata Doek Mi nggak mabuk. Dia meletakkan tangan Soen Ja kembali ke meja. "Soen Ja. Kamu tahu apa yang paling ku sukai bekerja di galeri seni?"

"Gaji?"

"Aku suka menggantung karya seni di ruang pameran. Setelah menggantungnya, orang-orang datang ke ruang pameran dan merasa tersentuh dengan karya seni yang ku gantung di dinding. Aku sangat suka melakukan itu," ujar Doek Mi sambil tersenyum.

"Bagaimana bisa orang sangat suka bekerja? Kamu bekerja terlalu keras. Itu masalahmu."

"Tapi Soen Jo. Rupanya karya seni yang ku gantung di dinding, sebenarnya digunakan untuk menggelapkan dana alih-alih digunakan untuk membuat orang tersentuh."

Mata Doek Mi mulai berkaca-kaca. "Aku bekerja sangat keras seperti orang bodoh."

Soen Ja berusaha menenangkan Doek Mi. "Kamu tidak tahu apa-apa. Kamu tidak tahu."

Doek Mi menggeleng. "Tapi kamu tahu apa yang paling membuatku marah. Bagaimana misalkan aku tahu semuanya? Jika aku tahu semuanya, apa aku akan tetap bekerja? Apa aku bisa bekerja?"


Soen Ja jadi iba melihat Doek Mi. Dia menarik beberapa tisu lalu memberikannya pada Doek Mi. "Jangan menangis. Seka airmatamu." Soen Ja menepuk-nepuk punggung Doek Mi. Setelah itu dia malah ikut menangis.


Esoknya, terlihat Soen Ja tidur di sofa dan Doek Mi tidur di lantai. Doek Mi terbangun saat mendengar ponselnya bergetar.

Beberapa saat kemudian, Doek Mi sedang tersenyum ceria, duduk di salah satu kursi di kafe milik Soen Ja. Soen Ja memperhatikan tidak jauh dari sana. Salah seorang pegawainya menghampiri dan penasaran apa Doek Mi sedang kencan buta.

Soen Ja menggeleng. "Pertama, sahabatku tidak menemui pria di kehidupan nyata. Satu-satunya pria yang dia kencani ada di layar ponsel dan monitornya. Dan kedua, kenapa dia berani kencan buta di kafeku? Orang lain boleh melakukan itu, tapi temanku tidak."

"Tapi kamu sudah menikah dan punya anak."

Soen Ja kesal. "Aku menikah hanya karena hamil." Pegawainya langsung kabur.


Pria yang duduk di depan Doek Mi memberikan kartu namanya. Dia menawari Doek Mi untuk jadi manajer tim di tim pemasaran GN Group. Katanya istri presdir yang merekomendasikan Doek Mi karena dia teman dekat dir. Eom dan sering mengunjungi Chaeum Gallery.

"Istri presdir?"


Seketika Doek Mi teringat kejadian saat istri presdir itu berkelahi dengan dir. Eom. Dia menjambak rambut panjang dir. Eom dan memakinya jal*ng. Doek Mi berusaha melerai mereka tapi tidak berhasil. Doek Mi mengucap maaf sebelum akhirnya kedua tangannya menggelitiki payu**ra kedua wanita di depannya. Kegelian, kedua wanita itupun terjatuh ke sofa sementara Doek Mi menatap jari-jari tangannya.

Doek Mi tersenyum miris mengingat peristiwa itu. Dia lalu bertanya apa tugasnya di tim pemasaran.

"Tidak jauh berbeda dengan apa yang sudah kamu lakukan. Kamu akan melakukan proyek bersama dalam lembaga seni dan proyek kontribusi sosial dengan fondasi budaya."

"Ya. Pekerjaan itu terdengar bermakna," gumam Doek Mi.

"Sekedar informasi, ini adalah moto perusahaan kami. 'Mari kita habiskan malam di luar pekerjaan'. Kamu akan punya jam kerja yang fleksibel. Jadi setelah bekerja 40 jam dalam seminggu di kantor, kamu bebas melakukan apapun."


Doek Mi terlihat tertarik. Dia membatin, "Apa ini artinya aku bisa menjadi fangirl death metal selamanya?" Doek Mi tersenyum bahagia dan seolah melihat kembang api di atasnya.

Soen Ja yang masih memperhatikannya penasaran apa krisis Doek Mi akan jadi peluang. Tiba-tiba terdengar barang pecah dari dalam. Soen Ja menoleh dengan senyuman. "Joo Hyuk! Kamu hancurkan semuanya dan aku masih takkan bangkrut. Ayahku adalah tuan tanah."


Dir. Eom sedang menatap lukisan di galeri. Dia nggak di tahan? Doek Mi menghampirinya dan memberitahu ada yang ingin dia katakan.

"Mengatakan apa?"

"Aku sudah memutuskan untuk berhenti."

"Sung Kyul. Berapa bulan kamu bekerja denganku?"

Doek Mi mengingat-ingat. "Selama dua bulan setelah galeri di buka Anda memecat sekitar 12 kurator. Lalu Anda menugaskanku karena tidak ada yang melamar untuk posisi itu. Maka sudah lima tahun."

"Oh. Kamu sungguh bekerja dengan sangat keras. Itu sebabnya aku datang untuk mengatakan,,,"


"Ya. Aku tahu. Alasan galeri sesukses sekarang, semua berkatmu Sung Kyul. Lihatlah. Kamu menentukan tata letak untuk karya seni. Selain itu kamu juga melukis dinding dan memasang semua lampu. Kamu terlibat dalam semua detail kecil. Sejujurnya aku membuka galeri ini karena sakit mendengar suamiku mengatakan bahwa dialah pencari nafkah. Jadi apa yang aku ketahui? Jika tidak ada kamu, Chaeum Gallery sudah tutup sejak dulu.

"Sejujurnya,,,"

"Sejujurnya, aku akan mengundurkan diri," ucap Dir. Eom mendahului Doek Mi."

"Apa? Anda akan mengundurkan diri?"

"Benar. Suamiku akan dipenjara. Dan alasanku mengundurkan diri, karena aku percaya kamu akan mengurus galeri dengan baik. Jika tidak, akan ku putuskan saja menutupnya."


Dir. Eom mendekat ke wajah Doek Mi. "Sung Kyul. Menurutmu siapa yang cocok untuk jadi direktur Chaeum Gallery? Orang yang mencintai Chaeum Gallery sama sepertiku. Orang yang sudah berada di sini sejak awal. Siapa dia?"


Doek Mi ragu menunjuk dirinya. Dir. Eom mengangguk. "Dia orang yang ku inginkan sebagai direktur. Kamu mengerti maksudku?"


Tak pelak Doek Mi mengangguk dan tersenyum. Kembang api langsung bertebaran di khayalan Doek Mi. Doa membayangkan berdandan elegan dan masuk kantor. Rekan-rekannya menyambutnya dengan taburan confetti. Doek Mi duduk di kursi bak bos lalu menyerahkan dokumen berisi proyek pameran mereka berikutnya. SHI AN KEANGGUNAN YANG LUAR BIASA. Itu yang tertulis di dalamnya. Kyung A langsung menatap Doek Mi yang sedang berlenggak-lenggok di kursinya.

"Sung Doek Mi gwangjang-nim?

Bersambung ke Her Private Life episode 1 part 4


Read More

Her Private Life Episode 1 Part 2

Her Private Life
Episode 1 Part 2


Sumber konten dan gambar : TVN

HPL episode 1 part 1 di sini


Direktur Eom membolak-balik proposal karya seni dari Doek Mi dengan ujung telunjuk dan jempolnya. Dia bertanya pada Doek Mi apa dia pergi sesudah selesai pameran. Dia mencari Doek Mi tapi tidak ketemu. (Direktur Eom ini ngomong lemah gemulai)

Read More

Her Private Life Episode 1 Part 1

Her Private Life
Episode 1 Part 1


Sumber konten dan gambar : TVN

Annyeong! Yang udah baca Her Private Life episode specialnya pasti udah sedikit tahu yah siapa-siapa aja main di drama romcom ini. Check it out!!

Read More

Her Private Life Special Episode (Drama Korea)

Her Private Life
Special Episode


Sumber konten dan gambar : TVN

Dalam episode special ini, kita di ajak melihat sudut pandang para pemeran Her Private Life tentang arti penggemar fanatik untuk mereka. Ini juga episode pengenalan para karakternya. Check it out!!


Park Min Young. Sang dewi komedi romantis. Berperan sebagai Sung Doek Mi. Seorang kurator sukses sekaligus penggemar profesional dari penyanyi idola Cha Si An.


Kim Jae Wook. Ini pertama kalinya dia berperan dalam drama komedi romantis (sebagai pemeran utama). Berperan sebagai Ryan Gold. Pengarah seni yang fanatik. Seorang pria yang baru saja mulai menjadi penggemar fanatik.


Park Min Young : Drama Her Private Life bercerita mengenai Sung Doek Mi yang bekerja sebagai kurator di siang hari. Tapi begitu selesai bekerja, dia berubah menjadi penggemar dari idol Korea Cha Si An. Dan drama ini juga bercerita mengenai pria.


Kim Jae Wook : Ini mengenai wanita yang merasa sangat bahagia menjadi penggemar. Dan aku memerankan bosnya yang datang dari Amerika dengan sebuah tujuan. Ini drama romansa yang terjadi setelah dia bertemu Ryan Gold seorang pemilik galeri. (Belum apa-apa aku udah jatuh cinta sama pembawaan Kim Jae Wook. Tiap liat dia kok aku selalu ingat Kim Nam Gil dan Bad Guy)


Doek Mi adalah orang yang sangat cerdas dan percaya diri. Dia seorang kurator kompeten di siang hari. Dia bahkan memandu pameran seni. Semuanya bisa dia lakukan. Tapi begitu selesai bekerja, dia berubah jadi penggemar fanatik lengkap dengan kamera dan berbagai perlengkapannya.


Park Min Young : Menjadi penggemar wanita sudah ada dalam gennya. Dia karakter menyenangkan yang bisa menjadi sedikit aneh. Cara berjalannya ke kantor memperlihatkan betapa yakinnya dia. Begitu datang kerja, dia memeriksa semuanya dengan teliti.


Doek Mi biasa pemanasan di kantor. Bahkan dalam situasi tak terduga, dia tidak sedikitpun goyah. Tubuhnya merespon lebih dulu. Dia memang kurator sejati dan profesional. Tapi kehidupan pribadinya di mulai setelah kerja. Dia membawa tangga, berpakaian serba hitam. Dia menyelesaikan perubahannya dengan memakai masker.


Ini kehidupan ganda seorang kurator yang mencintai bintang idola. Aku seperti berakting dalam dua karakter. Dia ingin diakui sebagai kurator dan penggemar idola tanpa ada prasangka.


Aku membuat banyak ekspresi.


Ryan Gold : Pengarah seni berbakat dengan proporsi sempurna bak seni. Ada pria yang menatap sebuah karya seni. Tatapannya begitu melankolis dan kekuatan seorang seniman bermunculan dari dirinya. Dimanapun ada seni, dia selalu ada di sana.


Kim Jae Wook : Aku berperan sebagai Ryan Gold. Penata sebuah galeri seni. Ryan Gold awalnya seniman yang sangat berbakat. Dia pelukis. Tapi setelah melihat karya pelukis tanpa nama, dia tidak lagi jadi pelukis. Jadi dia mengubah profesinya menjadi penata galeri. Dia datang ke Korea berharap bisa melalui masa sulitnya.


Sung Doek Mi dan Ryan Gold bertemu di Paradise Art Space dimana di sana di adakan acara lelang karya seni. Doek Mi langsung terpesona begitu melihat ketampanan Ryan. Dia tidak tahan untuk menatap Ryan. Apakah ini takdir tidak terbantahkan?


Doek Mi terlihat sangat gugup saat acara lelang. Tidak seperti Doek Mi yang mudah gelisah, Ryan sangat tenang. Pertemuan mereka tidak berjalan lancar. Pertemuan ini akan berjalan dengan baik atau buruk?


Mereka bertemu lagi di Bandara Internatinal Seoul. Doek Mi sedang berperan sebagai fans fanatik.

Ryan : "Aku rasa kameramu terlalu bagus untuk memotret pria seperti itu."

Doek Mi : "Apa maksudmu 'pria seperti itu'? Pak Ryan, aku pikir kamu lebih baik. Aku kecewa padamu."

Di lain waktu Doek Mi berkata, "Akan kutangkap pria harimau itu hidup-hidup dan ku beri makan rumput."


Ryan masuk ke dunia club penggemar bersama Doek Mi?


Ahn Bo Hyun. Berperan sebagai Nam Eun Gi. Peraih medali olimpiade. Pelatih di studio judo. Teman Doek Mi dan mereka tumbuh bersama. Dia diam-diam dia mencintai Doek Mi. Alih-alih menjalankan romansa, mereka malah sering bertengkar. Mereka tampak seperti kakak adik. Mereka saling tahu segala hal. Setiap kali Doek Mi mengalami masa sulit, Eun Gi selalu ada di sisinya. Koneksi mereka satu sama lain, sekuat waktu mereka bersama. Terjebak antara pertemanan dan romansa.


Jung Jae Won. Berperan sebagai Cha Si An. Bintang idola Doek Mi yang bersinar luar dalam. Shi An adalah anggota idola White Ocean. Dengan gaya trendinya, dia membuat penggemar luluh tiap kali memberikan senyuman manisnya.


Tidak ada orang yang tidak jatuh cinta pada Shi An. Dia sangat tampan dan menawan. Dia pria sejati. Dia sangat tertarik dengan seni, dan juga menyimpan sebuah rahasia.


Kim Bo Ra. Berperan sebagai Shin Dee. Penggemar saingan Doek Mi yang memperebutkan Shi An. Dia sepertinya bukan wanita biasa. Dia punya banyak rahasia. Dia pengelola laman penggemar banyak idola. Dia memotret para bintang yang dia sukai.


Dia dan Doek Mi akan melakukan hubungan kompetitif tapi manis. Mereka akan bertemu sebagai saingan. Mereka melakukan pertempuran sengit.


Park Jin Joo. Berperan sebagai Lee Soen Joo. Teman lama Doek Mi dan putri pemilik gedung. Dia juga rekan penggemar Doek Mi. Setelah menikah, dia tidak bisa lagi jadi penggemar. Jadi dia dapat kepuasan tidak langsung dari Doek Mi.


Suatu hari di sebuah club, dia berkata pada Doek Mi. "Seseorang yang harus kamu temui dalam hidupmu, bukan belahan jiwa. Tapi teman sesama penggemar.


Di dunia fandom, ada istilah Hommang. Artinya orang mengambil video dan foto para selebriti dan mengunggahnya ke internet. Mereka di hormati oleh penggemar lain.


Itu juga yang dia lakukan Doek Mi. Suatu hari dia pamer pada Soen Joo karena berhasil mendapat foto Shi An yang begitu tampan dengan rambut abu-abunya. Soen Joo jadi ingin mengikutinya.


Doek Mi : Aku menyebutnya cinta saat menyukai seseorang. Tapi dunia menyebutnya penggemar wanita.


Di perlihatkan Ibu Doek Mi yang mengacungkan alat cukur. Sepertinya dia mengancam akan menggunduli Doek Mi terkait dirinya yang jadi penggemar fanatik. "Jangan, Bu. Inti penampilanku adalah rambutku.


Ryan : Ku sebut 'cinta manusia' saat aku mengamati dan memahaminya. Tapi dunia menyebutnya 'merasakan sesuatu'.

KEGEMARAN PARA KARAKTER DI DUNIA NYATA



Park Min Young
Kurasa aku punya gen penggemar seperti Doek Mi. Aku sangat suka kopi. Jadi aku selalu meminumnya begitu bangun tidur hingga tidur. Aku punya hewan peliharaan, Leon,  dan aku tahu segala hal mengenainya. Aku tahu dimana lokasi tahi lalatnya, dan berapa banyak jahitan yang dia dapatkan setelah dibedah.  Aku begitu menyukainya seperti itu.

Kim Jae Wook
 Kurasa menjadi penggemar adalah arti lebih mendalam untuk hobi. Aku sangat suka olahraga. Aku suka bisbol korea dan tim sepak bola internasional. Aku mendukung dan menyaksikannya sejak masih masih kecil. Aku suka mengetahui siapa masuk tim apa dan siapa yang ditukar dan tahu berapa banyak uang yang mereka terima.

Jung Jae Won
 Kurasa semua orang setidaknya punya satu hal. Baru-baru ini aku menyaksikan drama inggris. Aku jadi terhanyut dan bertanya apakah ini yang disebut menggemari. Aku sangat suka drama inggris.

Aku pergi ke toko di Jong No untuk mencari piringan hitam atau album kuno. Aku suka mengoleksi barang kuno.

Kim Bo Ra
Saat aku masih pelajar aku pernah jadi penggemar berat Kang Dong Won. Aku ingat bahwa dulu aku pernah menjadi anggota laman penggemarnya.

Gantungan kunci ubi, aneka snack ubi, botol minum ubi, dan bekal ubi panggang

Aku sangat suka makanan yang dari ubi. Jadi aku mencicipi dan menilainya. Aku sangat menggemari ubi. Menurutku ubi terasa lebih manis jika di panggang. "Kehidupan pribadi Kim Bo Ra. Lihatlah ubi!"

Ahn Bo Hyun
Sejak masih muda aku tertarik dengan mobil tua. Jadi aku penggemar fanatik mobil tua. Dan sudah sejak tiga tahun lamanya sejak aku mulai suka berkemah. Aku meletakkan alat kemahku di mobil tuaku dan pergi berkemah sendirian. Jadi aku juga fanatik untuk berkemah.

Kupikir aku tidak tahu banyak soal jadi penggemar pria.  Tapi ternyata semua orang menjadi fanatik mengenai sesuatu. Semua punya sesuatu yang paling mereka sukai. "Kehidupan pribadi Ahn Bo Hyun. Aku hanya peduli soal berkemah."

Park Min Young : Penata gayaku bilang, kami (dia dan Jae Wook) mirip. Seperti Nick and Judy dari zootopia. Jadi kamu akan menunjukkan sisi komedi kami.


Aku sangat bersyukur. Jae Wook sangat tampan. Dia punya visual yang membuatku senang hanya dengan melihatnya. Dia juga sangat murah hati. Ku pikir dia akan mudah marah seperti Ryan.


Tapi sifat asli Jae Wook oppa sangat lembut dan baik hati. Dia membuatku selalu ingin bersandar padanya. Kurasa dia rekan terbaik di lokasi syuting, karena penting untuk berbaik hati saat berakting bersama.


Kim Jae Wook : Min Young sangat baik hati. Saat kami berakting dan di lokasi syuting, dan sebagai aktris yang bekerja sama denganku. Dia aktris yang sangat baik hati. Tidak ada yang diragukan dari kemampuan aktingnya. Ini kali pertamaku mencoba genre ini, dan aku bisa mengandalkan dia. Dia membantuku menunjukkan sisi diriku yang berbeda. Aku sangat bersyukur atas dia.



Fanatik, orang yang begitu tertarik pada bidang tertentu, hingga dia lebih bersemangat dari tenaga ahli

Komentar : Lihat cuplikan-cuplikannya kayaknya drama ini menarik dan bakalan menghibur. Penasaran kayak apa akting Kim Jae Wook di drama ini. Secara dari jaman Cooffe Prince sampai yang terakhir The Guest, perannya kan kebanyakan jadi sosok dingin dan misterius. Apalagi di Voice, jadi Mo Tae Goo si pembunuh berdarah dingin. Aigoo! Tapi seingatku di Bad Guy dia lumayan lucu perannya.

Hayooo siapa yang pernah jadi fans fanatik. Aku sendiri pernah tuh lagi jamannya SMA dulu. Ngefans sama Vic Chou F4, HAHA ketahuan tuanya. Ada yang mau berbagi kisah fans fanatik? Atau kalian penggemar berat sesuatu? Yuk kita sharing di sini sambil nunggu update Sinopsis Her Private Life. Oh ya, drama ini bakal tayang di Korea tanggal 10 April Rabu depan.
Read More