Sinopsis K-Drama : The Crowned Clown ( Episode 12 Part 2 )

The Crowned Clown
Episode 12 Part 2


Sumber konten dan gambar : TVN

Baca The Crowned Clown part sebelumnya

So Woon sedang berdoa untuk Lee Hun. Ae Young memberitahunya ada Lee Kyu di sana.

So Woon bicara berdua dengan Lee Kyu. Lee Kyu tidak tahu bagaimana harus berterimakasih pada So Woon karena bersedia kembali ke istana.

"Kamu tidak perlu berterimakasih padaku. Aku kabur untuk menghindari hukumanku. Dan aku kembali untuk menebus kesalahanku. Sekarang tugasku, hanya melindungi orang yang sama-sama kita tahu. Demi melindunginya, aku bersedia melakukan apapun."

Lee Kyu tersenyum tipis. "Aku pernah mendengar seseorang mengatakan hal serupa. Seseorang di biro raja, pernah hampir menghadapi kematian. Itu yang dia katakan padaku setelahnya. Untuk melindungi hal berharga, dia bilang ingin memiliki kekuasaan. Aku berjanji, aku akan mempertaruhkan nyawaku untuk melindungi kalian berdua."


Tuan Shin menjamu Wakil MP dengan banyak makanan. Dia berterimakasih karena Wakil MP sudah membantunya.

"Satu-satunya alasan aku ingin kau kembali menjabat, agar aku bisa memberikan seribu tentara Joseon untuk Kaisar. Jangan lupa itu."

"Tentu saja. Jangan cemas."


So Woon memandang bulan sabit di langit. Ha Sun datang menghampirinya.

"Kamu masih harus beristirahat. Kenapa datang jauh-jauh kemari?"

"Aku sangat cemas dan merasa bersalah tidur di bawah selimut hangatku."


Ha Sun memakaikan mantel pada So Woon. Dia lalu memintanya mengulurkan tangan. Ha Sun memberi So Woon empat buah kacang hazel seperti yang pernah dia lakukan dulu.

So Woon tersenyum mengingatnya. Ha Sun ikut tersenyum melihat pujaan hatinya tersenyum.


"Apa kamu ingat? Jika kamu memecahkan kacang hazel dan membuat permohonan, goblin penjaga rumah akan datang dan mengabulkannya."

So Woon mengangguk. Ha Sun memintanya memecahkan satu hazel dan membuat permohonan saat bosan. Siapa tahu goblin benar-benar tinggal di sana.

So Woon tersenyum mendengar celotehan Ha Sun. "Sampai kapan kamu akan bicara formal padaku? Aku sudah kembali ke istana, berhentilah bicara formal dan bicaralah seperti dahulu. Aku merasa lebih nyaman dan lebih bisa menjamin keamananmu."

Ha Sun merasa tidak enak. "Bagaimana aku berani.... Baiklah, aku akan menurutimu. Kapan kamu akan kembali ke ruanganmu?"

"Tiga hari. Hanya itu yang kuminta."

"Baiklah."


So Woon melihat kacang hazel di tangannya lalu menatap Ha Sun. "Namaku So Woon. Yoo So Woon."

"So Woon. Yoo So Woon. Nama yang indah."

"Katakan juga namamu."

"Ha Sun. Nama yang hangat."

Sehangat senyum mereka berdua, hehe.

***

Ha Sun terkejut saat Lee Kyu melapor kalau Ming meminta prajurit Joseon. Lee Kyu menjelaskan, kalau mereka menolak, Ming akan menyerang mereka. Tapi kalau kita menurut, maka Jin Akhir (pasukan Jurcheon yang menyerang perbatasan) tidak akan membiarkan Joseon.


Ha Sun dilema. Keputusan apapun yang dibuat akan menyebabkan pertumpahan darah. Ha Sun kesal kenapa Ming Dan Jin akhir tidak berperang tanpa melibatkan Joseon.

"Apa tidak ada solusi untuk menghentikan peperangan ini?"

"Apa kamu pernah berjalan di atas tali?"

"Aku badut. Tentu saja pernah. Kenapa kamu bertanya begitu?"

"Mulai sekarang, kita berdua akan berjalan di atas tali. Apa kamu bersedia?"

***

Tuan Shin dan Yi Gyeom masuk ke balai pertemuan. Sekutu mereka memberi selamat karena Tuan Shin diangkat menjadi anggota dewan penasehat.


Ha Sun masuk. Dia tidak suka melihat Yi Gyeom ada di sana.

Baru juga menjabat, Tuan Shin sudah memaksa Ha Sun mengirim 10.000 prajurit ke Ming (padahal kan Ming cuma minta 1000 ya). Dia bahkan sampai berlutut dan mengatakan Ming itu ayah bagi Joseon.

Ha Sun tak gentar. Dia menolak dengan tegas. "Jika Joseon adalah putra Negara Ming, maka aku adalah ayah bagi rakyatku. Bagaimana aku bisa mengutus putraku masuk ke lubang api padahal tahu itu akan membinasakan mereka? Lebih baik aku bersalah pada negara Ming."

Tuan Shin masih keukeuh mendebat raja. Ha Sun menantangnya. "Aku turuti permintaanmu. Silahkan berperanglah bersama Ming dengan para pejabat dan cendikiawan!"


Semua pejabat tertegun.

"Kenapa kamu diam saja? Aku memberimu ijin. Kamu akan melakukannya atau tidak?"

Seorang pejabat mengatakan Ha Sun berkata tidak masuk akal. "Diam! Negeri mana yang kalian layani? Kalian menghargai darah kalian sendiri tapi tidak peduli dengan rakyat."

Ha Sun menggebrak meja. "Kalian memalukan!!" Ha Sun melenggang pergi. Beberapa pengikut Tuan Shin ikut berlutut memohon pada raja. (Ngapain ya wong Ha Sunnya juga udah pergi, HAHA)


Lee Kyu menemui Wakil MP untuk menyampaikan penolakan raja. Wakil MP terlihat saaaangat tidak suka pada Lee Kyu. Lee Kyu menjelaskan kalau Joseon tidak melatih prajurit dan petani secara terpisah. Jadi butuh waktu untuk merekrut dan melatih prajurit untuk Ming. Jika Ming berkenan, raja minta waktu 2 tahun untuk melatih prajurit. Wakil MP menawar satu tahun. Lee Kyu akan menyampaikannya pada raja.

***

Lee Kyu memberikan surat untuk Jenderal Nurhachi pada Ha Sun. Surat itu mengatakan kalau Joseon tidak akan memberi bantuan pada Ming dan tidak akan menyerang Aisin Gioro sekalipun terjadi perang. Surat itu akan mencegah Aisin Gioro menyerang Joseon untuk sementara waktu.

"Kalau kau setuju denganku, silahkan stempel surat itu." (Sekarang Lee Kyu udah nggak menganggap Ha Sun sekedar pengganti raja ya. Dia memperlakukan Ha Sun sebagai partnernya)


"Aku tidak tahu apa aku berhak untuk itu."

"Kalau bukan kau, siapa lagi yang bisa melakukannya?"

Ha Sun mengambil stempel raja dan dengan yakin menstempel surat itu.

Bersambung ke The Crowned Clown episode 12 part 3





EmoticonEmoticon